Jamaah Haji Faryha-Gaphura, Ikuti Napak Tilas Sejarah Islam di Madinah

Madinah 7 Mei 2026 — Suasana penuh haru dan semangat tampak menyelimuti rombongan jamaah haji Konsorsium Faryha | Gaphura saat melaksanakan tour luar Kota Madinah. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi jamaah untuk lebih mengenal sejarah perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperdalam kecintaan kepada Islam melalui perjalanan napak tilas tempat-tempat bersejarah.
Dalam perjalanan tersebut, jamaah mengunjungi beberapa lokasi penting dan penuh makna, di antaranya kebun kurma, Masjid Quba, Jabal Uhud, serta Masjid Qiblatain. Para jamaah terlihat begitu antusias mengikuti setiap penjelasan sejarah yang disampaikan selama perjalanan.
Kunjungan ke Masjid Quba memberikan kesan mendalam bagi jamaah. Masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW itu menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan dan rasa syukur. Jamaah juga merasa bahagia dapat melaksanakan ibadah di lokasi yang memiliki keutamaan besar dalam sejarah Islam.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Jabal Uhud, tempat terjadinya perang besar antara kaum Muslimin dan pasukan Quraisy. Di lokasi ini, jamaah diajak mengenang perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat. Banyak jamaah tampak terharu saat mendengar kisah bagaimana pasukan Rasulullah mengalami ujian berat dalam Perang Uhud akibat sebagian pasukan pemanah meninggalkan pos mereka.
Selain itu, jamaah juga mengunjungi Masjid Qiblatain, masjid bersejarah yang menjadi saksi perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa menuju Ka’bah di Makkah. Momen tersebut semakin menambah kekaguman jamaah terhadap perjalanan dakwah Rasulullah SAW.CEO Faryha Konsorsium, H. Abdul Hakim Fouad, tampak penuh semangat mendampingi jamaah sepanjang perjalanan. Begitu juga dengan Bapak Jalal dari Khairo Travel yang turut memberikan perhatian dan semangat kepada seluruh jamaah agar tetap nyaman dan khusyuk selama menjalani rangkaian ibadah dan ziarah di Tanah Suci.
“Kegiatan ini bukan sekadar wisata religi, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat iman dan mengenang perjuangan Rasulullah SAW secara lebih dekat,” ujar H. Abdul Hakim di sela kegiatan.
Para jamaah mengaku sangat bahagia dan bersyukur dapat mengikuti perjalanan napak tilas tersebut. Selain menambah wawasan sejarah Islam, kegiatan ini juga menjadi pengalaman spiritual yang sangat membekas di hati seluruh peserta.Jamaah Haji Faryha-Gaphura Khusyuk Ikuti Napak Tilas Sejarah Islam di Madinah
Madinah — Suasana penuh haru dan semangat tampak menyelimuti rombongan jamaah haji Konsorsium Faryha | Gaphura saat melaksanakan tour luar Kota Madinah. Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi jamaah untuk lebih mengenal sejarah perjuangan Rasulullah SAW sekaligus memperdalam kecintaan kepada Islam melalui perjalanan napak tilas tempat-tempat bersejarah.
Dalam perjalanan tersebut, jamaah mengunjungi beberapa lokasi penting dan penuh makna, di antaranya kebun kurma, Masjid Quba, Jabal Uhud, serta Masjid Qiblatain. Para jamaah terlihat begitu antusias mengikuti setiap penjelasan sejarah yang disampaikan selama perjalanan.
Kunjungan ke Masjid Quba memberikan kesan mendalam bagi jamaah. Masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW itu menjadi tempat yang menghadirkan ketenangan dan rasa syukur. Jamaah juga merasa bahagia dapat melaksanakan ibadah di lokasi yang memiliki keutamaan besar dalam sejarah Islam.
Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Jabal Uhud, tempat terjadinya perang besar antara kaum Muslimin dan pasukan Quraisy.
Di lokasi ini, jamaah diajak mengenang perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat. Banyak jamaah tampak terharu saat mendengar kisah bagaimana pasukan Rasulullah mengalami ujian berat dalam Perang Uhud akibat sebagian pasukan pemanah meninggalkan pos mereka.
Selain itu, jamaah juga mengunjungi Masjid Qiblatain, masjid bersejarah yang menjadi saksi perpindahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa menuju Ka’bah di Makkah. Momen tersebut semakin menambah kekaguman jamaah terhadap perjalanan dakwah Rasulullah SAW.
CEO Faryha Konsorsium, H. Abdul Hakim Fouad, tampak penuh semangat mendampingi jamaah sepanjang perjalanan. Begitu juga dengan Bapak Jalal dari Khairo Travel yang turut memberikan perhatian dan semangat kepada seluruh jamaah agar tetap nyaman dan khusyuk selama menjalani rangkaian ibadah dan ziarah di Tanah Suci.
“Kegiatan ini bukan sekadar wisata religi, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat iman dan mengenang perjuangan Rasulullah SAW secara lebih dekat,” ujar H. Abdul Hakim di sela kegiatan.
Para jamaah mengaku sangat bahagia dan bersyukur dapat mengikuti perjalanan napak tilas tersebut. Selain menambah wawasan sejarah Islam, kegiatan ini juga menjadi pengalaman spiritual yang sangat membekas di hati seluruh peserta.




